PRODUCTIVE WAQF FUND MANAGEMENT STRATEGY

  • Muhammad Ulul Azmi Universitas Darussalam Gontor Ponorogo
  • Muhammad Ulul Azmi Universitas Darussalam Gontor Ponorogo
  • Setiawan Bin Lahuri Universitas Darussalam Gontor Ponorogo
  • Fazari Zulhasmi Kanggas Universitas Darussalam Gontor Ponorogo
  • Imam Kamaluddin Universitas Darussalam Gontor Ponorogo
  • Soritua Ahmad Ramdani Harahap Universitas Darussalam Gontor Ponorogo
Keywords: Business Communication, Halal Tourism, Public Figure, Pamekasan

Abstract

Communication is part of marketing activities, to introduce a business to the public. Through good communication, it is hoped that the company will get people's attention to take advantage of services or consume a product. The better the communication, the more maximum public attention and interest in the services or products offered. This paper aims to determine the effectiveness of business communication in developing halal tourism. This article was written by analyzing information from primary sources, namely tourism managers, community leaders, and ulama councils that were directly related to the case of the unilateral closure of a tourist destination and the phenomenon of the development of the tourism industry in Pamekasan. The results of this study indicate that there is ineffective communication between managers and community leaders, in the form of errors in identifying parties who have real influence. Acceptance of public figures or leaders through effective business communication ensures the smooth development of halal tourism because the community will support it as a form of resignation to community leaders.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andrianto dan Firmansyah, M. Anang, (2019), Manajemen Bank Syariah: Implementasi Teori dan Praktek, Pasuruan: CV. Penerbit Qiara Media.
Aziz, Abdul, (2010),Manajemen Investasi Syariah, Bandung: Pustaka Alfabeta.
Departemen Agama RI, (2005), Wakaf Tunai dalam Perspektif Hukum Islam, Jakarta: Dirjen Bimas Islam dan Penyelenggaraan Haji, cet. 1.
Fatmawati, Riris, (2017), Potensi Penerapan Sukuk Mudharabah Dalam Pengelolaan Wakaf Produktif, tesis yang diajukan untuk mendapat gelar master di Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Fattach, An’im, (2015), Wakaf Dalam Hukum Islam: Studi Naratif Wakaf Produktif dan Pengembangannya Melalui Investasi, tesis yang diajukan untuk mendapat gelar master di Program Pascasarjana, UIN Sunan Ampel, Surabaya.
Ibrahim, (2015), Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta.
Iman, Nurul, (2019), Wakaf Untuk Kemandirian Pendidikan, Ponorogo: Penerbit Wade, Cet. II.
Indrintoro, Nur, (2002), Metodologi Penelitian Bisnis: untuk Akuntansi dan Manajemen, Yogyakarta: BPFE.
Kaelan, (2012), Metodologi Penelitian Kualitatif Interdisipliner, Jogjakarta: Paradigma.
Merriam, S.B., (1990), Case study research in education: A qualitative approach. 3 rd Ed, San Francisco: Jossey-Bass Publishers.
Mubarok, Jaih, (2008), Wakaf Produktif, Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Muhammad, (2002), Manajemen Bank Syariah, Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
Muhammad, (2005), Manajemen Dana Bank Syariah, Yogyakarta: Ekonisia.
Mukhlisin Akhmad, Teguh Arifin, M. Dimyati, 2018, Pengambilan Harta Wakaf Perspektif Hukum Islam dan Undang-Undang No 41 Tahun 2004 (Studi Kasus di Desa Karang Anyar Kec. Jati Agung Kab. Lam-Sel Tahun 2016), Ajudikasi: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 2 No. 1, Juni
Mulyawan, Setia, (2015), Manajemen Keuangan, Bandung: Pustaka Mulia.
Muslim, (2017), Eksistensi Gontor di Tengah Arus Modernisasi Pendidikan Sebuah Model Inovasi Kurikulum, Jurnal Penelitian Pendidikan, Vol. 17, No. 2.
Naim, Abdul Haris, (2017), Pengembangan Objek Wakaf dalam Fiqih Islam dan Hukum Positif di Indonesia, Jurnal Zakat dan Wakaf (ZISWAF), Vol. 4, No. 2, Desember 2017.
Najib, Tuti A dan al-Makassary, Ridwan, (2006), Wakaf, Tuhan dan Agenda Kemanusiaan: Studi tentang wakaf dalam perspektif keadilan sosial di Indonesia, Jakarta: CRSC UIN Syarif Hidayatullah.
Pasal 43 Undang-undang No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.
Piagam Penyerahan Wakaf dan AD & ART Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor.
Praja, Juhaya S. dan Muzarie, Mukhlisin, (2009), Pranata Ekonomi Islam: Wakaf, Cirebon: STAIC Press.
Rahman, Inayah dan Widiastuti, Tika, (2019), Model Pengelolaan Wakaf Produktif Sektor Pertanian untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani: Studi Kasus Pimpinan Ranting Muhammadiyah Penatarsewu Sidoarjo, Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, Vol 7, No. 3.
Sejarah Tanah dalam Pemeliharaan dan Perluasan Wakaf PM. Darussalam Gontor, (2004), Ponorogo: Darussalam Computer Center.
Staf Sekretariat Pondok Modern Darussalam Gontor, (1997),Serba-Serbi Serba Singkat tentang Pondok Modern Darussalam Gontor,Ponorogo: Percetakan Darussalam.
Sudirman dan Arofah, Nanda Lailatul, (2016), Manajemen Wakaf Uang di Masjid at-Taqwa Kota Batu dan Masjid Sabilillah Kota Malang dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, De Jure: Jurnal Hukum dan Syari’ah, Vol. 8, No. 1.
Sugiyono, (2014), Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta.
Ulinnuha, Imada, (2019), Strategi Manajemen Dana pada Pengembangan Wakaf Produktif: Studi pada Yayasan UNISMA Malang, Tesis yang diajukan untuk mendapat gelar master di Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya.
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.
Utsman, Sabian, (2014), Metodologi Penelitian Hukum Progresif, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Warta Dunia Pondok Modern Darussalam Gontor, (2017), Vol. 70, Sya’ban, Ponorogo: Darussalam Press.
Zarkasyi, Abdullah Syukri, (2005), Manajemen Pesantren: Pengalaman Pondok Modern Gontor, Ponorogo: Trimurti Press.
______________________, (2005), Manajemen Pesantren: Pengalaman Pondok Modern, Ponorogo: Trimurti Press, Cet. 2.
Zarqa, Musthafa Ahmad, (1997), Ahkam al-Awqaf, Oman: Daar U’mar, cet. 1.
Published
2021-09-11
How to Cite
Azmi, M., Azmi, M., Lahuri, S., Kanggas, F., Kamaluddin, I., & Harahap, S. (2021). PRODUCTIVE WAQF FUND MANAGEMENT STRATEGY. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 4(1), 201-218. https://doi.org/10.31538/iijse.v4i1.1576