THE RIGHTS OF HEAVENLY APPOINTED CHILDREN BY SINGLE PARENTS IN INDONESIA REVIEW FROM ISLAMIC LAW (Case Study of Sragen District Court Decision Case Number 104/Pdt.P/2015/PN.Sgn)

HAK MEWARIS ANAK ANGKAT OLEH ORANG TUA TUNGGAL DI INDONESIA DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Sragen Nomor Perkara 104/Pdt.P/2015/PN.Sgn)

  • HAZAR KUSMAYANTI ibu
Keywords: Pengangkatan anak, orang tua tunggal, warisan

Abstract

Pengangkatan anak oleh orang tua tunggal sebenarnya memiliki nilai positif yaitu memberikan pendidikan dan penghidupan yang layak bagi anak tersebut. Tetapi tentunya ada pro kontra apabila ditinjau dari hukum Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  dari hak mewaris anak angkat oleh orang tua tunggal di Indonesia ditinjau dari hukum Islam. Metode penelisan artikel ini mempergunakan yuridis-normatif dengan kaidah-kaidah hukum Islam, Berdasarkan hasil penelitian pengangkatan Anak oleh orang tua tunggal bahwa telah disahkan dan ditetapkan dengan terbitnya Penetapan Pengadilan Sragen, Hukum Islam dan KHI tidak mengakui adanya pewarisan kepada anak angkat tersebut walaupun telah sah melalui prosedur negara yaitu penetapan pengadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andrea Büchler, Eveline Schneider Kayasseh, “Fostering and Adoption in Islamic Law – Under Consideration of the Laws of Morocco, Egypt, and the United Arab Emirates”, Electronic Journal of Islamic and Middle Eastern Law (EJIMEL), Vol. 6 No. 1 (November 2018).
Abdul Rozak, Diky Faqih Maulana, “Akad Nikah Penyandang Disbilitas Fisik Di Yogyakarta Persfektif Hukum Islam”, Al adalah Jurnal Syariah dan Hukum Islam , Vol. 5 No.2 (November 2020).
Ahmad Kamil dan Fauzan, Hukum Perlindungan dan Pengangkatan Anak Di Indonesia, Cetakan ke-2, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2010).
Afif Muamar, “Ketentuan Nasab Anak Sah, Tidak Sah, dan Anak Hasil Teknologi Repoduksi Buatan Manusia; antara UU Perkawinan dan Fikih Konvensional”, Al-Ahwalm, Vol. 6 No1 (2013).
Abd al-Wahhâb Khallâf, Ahkâm al-Ahwâl al-Syakhshiyyah, Ahkâm al-Ahwâl al-Syakhshiyyah fi al-Syarî’ah al-Islâmiyyah, (al-Qâhirah: Dâr al-Kutub al-Mishriyyah, 1938).
Cucuk Kristiono., “Position Of Adopt Children In the Distribution Of Heritage Property In Indonesia”, International Journal of Law Reconstruction, Vol. II, Issue 2, (September, 2018).
Hazar Kusmayanti, “Praktiknya Beralihnya Hadadnah Kepada Kakek atau Nenek Menurut Konsep Hukum Di Indonesia”, Al adalah Jurnal Syariah dan Hukum Islam Vol. 5 No.2 (Desember 2020).
Hazar Kusmayanti, “Perlindungan Hukum terhadap Anak Diluar Perkawinan bagi Tenaga Kerja Wanita di Kabupaten Cianjur”, AJUDIKASI: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 4 No. 1, (Juni 2020).
Gatot Efrianto, “Akibat Hukum Dari Perkawinan Adat Baduy Dalam Persfektif Undang-undang No.1 Tahun 1974”, Jurnal Hukum Sasana Vol. 5 No. 2, (November 2019).
Laurensius Arliman S, Politik Hukum Perlindungan Anak, (Yogyakarta: Deepublisher, 2017).
Musthofa Ali Mustafa Yaqub, Toleransi antar umat beragama (Jakarta: Penerbit Pustaka Firdaus, 2008).
Mutasir, “Dampak Hukum Pengangkatan Anak Pada Masyarakat Desa Terantang Kec. Tambang Kabupaten Kampar Ditinjau Dari Hukum”, Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 41 No. 2 (Desember 2017).
Ramdan Fawzi, ”Hak Hadanah Dalam Perceraian Karena Pindah Agama Dalam Persfektif Hukum Islam, TAHKIM Jurnal Peradaban dan Hukum Islam. Vol. 1 No. 2 (Oktober, 2018).
Sheila Fakhria, “Menyoal Legalitas Nikah Sirri (Analisis Metode istiṣlāḥiyyah)”, Al-Ahwal, Vol. 9, No. 2, (Desember 2016).
Sakirman, “Telaah Hukum Islam Indonesia Terhada Nasab Anak”, Hunafa Jurnal Studia Islamika, Vol. 12, No. 2, (Desember 2015).
Muhammad Taufik, “Konsep Nasab, Istilhâq, dan Hak Perdata Anak Luar Nikah”, Ahkam: Vol. XII, No. 2, (Juli 2012).
Siti Intan Sekarieva, Djanuardi, Hazar Kusmayanti, “Kebasahan Wasiat Melebihi 1/3 Bagian Harta Pusaka Ditinjau dari Hukum Islam dan Hukum Adat Minangkabau”, Jurnal Normative, Vol.8, No.2, (November 2020).
Soraya Siregar, Akibat Hukum Pengangkatan Anak Terhadap Harta Warisan Orang Tua Angkatnya Pada Etnis Tionghoa, Jurnal Notarius, Vol.3 No.2 (Oktober 2017).
Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, (Jakarta: UI Press, 1986).
Wahyu Wibisana, “Perkawinan Wanita Hamil Diluar Nikah Serta Akibat Hukumnya Persfektif Fikih dan Hukum Positif”, Jurnal Pendidikan Agama Islam -Ta’lim, Vol. 15 No. 1 (2017).
Published
2021-06-30