PEMBARUAN ISLAM DALAM BIDANG KELUARGA DAN RELEVANSINYA DENGAN PROSES PENYELESAIAN NUSYUZ

  • rizki pangestu UIN SUNAN KALIJAGA
Keywords: Kata Kunci: Nusyuz, Pembaruan, Hukum Keluarga.

Abstract

Konflik pernikahan kerap melahirkan pertengkaran, perdebatan, bahkan terjadi kekerasan fisik dan psikis, sehingga mengakibatkan terganggunya keharmonisan hubungan suami istri. Dalam rumah tangga, pembangkangan istri terhadap suami disebut nusyuz. Dalam surah An-Nisa ayat 34 dijelaskan mengenai nusyuz. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitik menggunakan pendekatan yuridis normative. Penelitian ini berupaya menjelaskan tentang wacana apa saja yang menyebabkan suami istri nusyuz, bagaimana konsep nusyuz Pra-Islam dan Islam, dan bagaimana pembaruan Islam bidang keluarga dalam relevansinya dengan proses penyelesaian nusyuz. Hasilnya Islam membawa perubahan pada konsep nusyuz dimana pada zaman dahulu nusyuz jarang sekali dibahas oleh masyarakat jahiliyah. Perempuan masa lalu tidak boleh mengajukan perceraian. Hal itu karena bisa termasuk kategori nusyuz namun setelah Islam datang hukum keluarga mulai sedikit demi sedikit diubah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu ‘Imâr, Mahmûd al-Mishry, al-Zawâj al-Islâmy al-Sa’îd, Kairo: Maktabah al-Shafa, 2006.
Djuaini, “Konflik Nusyuz dalam Relasi Suami-Istri dan Resolusinya Perspektif Hukum Islam”, dalam Jurnal Istinbath, Vol. 15, No. 2 (Desember 2016), hlm. 255-280.
Faesol, Achmad, “Mengagas Perubahan Sosial Profetik”, dalam Jurnal salam, Vol.13, No. 2 (Juli-Desember 2010), hlm. 1-10.
Ilma, Mughniatul, “Kontekstualisasi Konsep Nusyuz di Indonesia”, dalam Jurnal, Vol. 30, No. 1 (Januari-Juni 2019), hlm. 47-74.
Izuddin, Ahmad, “Praktik al-Hijr dalam Penyelesaian Nusyuz di Pengadilan Agama”, dalam Jurnal de Jure, Vol. 7, No. 2 (Desember 2015), hlm 134-145.
Magdalena, R., “Kedudukan Perempuan dalam Perjalanan Sejarah (Studi tentang Kedudukan Perempuan dalam Masyarakat Islam)” dalam Jurnal Studi Gender dan Anak, Vol. 2, No. 1 (2017), hlm. 13-36.
Mujieb, M. Abdul, dkk, Kamus Istilah Fiqh, Jakarta: Pustaka Firdaus, 1994.
Munfarida, Elya, “Perkawinan Menurut Masyarakat Arab Pra Islam”, dalam Jurnal Yinyang, Vol. 10, No. 2 (Juni 2015), hlm. 214.
Nasution, Khoiruddin, Hukum Perkawinan 1, ed. Revisi, Yogyakarta: ACAdeMIA + TAZZAFA, 2005.
Râzy, Fakr al-Dîn, Mafâtîh al-Ghaib, Juz X, Beirut: Dâr Ikhyâ al-Turâts, 1420 H.
Salam, Nor, “Konsep Nusyuz dalam Perspektif Al-Qur’an”, dalam Jurnal de Jure, Vol. 7, No. 1 (Juni 2015), hlm. 47-56.
Subki, Yusuf, Fiqh Keluarga, (Jakarta: Amzah), 2010.
Syarifuddin, Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia; antara Fiqh Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta: Kencana, 2006.
Wahyuni, Sri, “Konsep Nusyuz dan Kekerasan terhadap Isteri”, dalam Jurnal al-Ahwal, Vol. 1, No. 1 (2008), hlm. 17-30.
Zuhaily, Wahbah, al-Fiqh al-Islâmy wa Adillatuh, Juz IX, Damaskus: Dâr al-Fikr, 2006.
Published
2020-12-15