DERIVATIF VERSUS EKONOMI SYARIAH

  • Muhamad Toha Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto
Keywords: Derivative, Islamic Invesment

Abstract

Paper ini menjelaskan salah satu produk keuangan syariah yang masih diperdebatkan yaitu berupa dari transaksi derivatif. Ini dilakukan untuk mendukung investasi bisnis. Dalam Islam, uang tidak sebagai alat tukar (medium of exchange) dan bukan komoditas yang diperdagangkan. Jadi sebenarnya tidak mengenal istilah perdagangan uang syariah. Di sisi lain, Islam memungkinkan pembelian dan penjualan komoditas baik secara tunai atau sulit. Dalam hal ini saham atau obligasi perusahaan dapat dikategorikan sebagai komoditas karena tidak dapat dianggap sesuai uang yang berfungsi sebagai media pertukaran untuk semua barang.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abod, Sheikh Ghazali Shaikh et.al., An Introduction to Islamic Finance Kuala Lumpur: Quill Publishers,
1992.
‘Adhim, Hamdi Abdul, al-Ta’a>mul fi< Aswa>q al-‘Umula>t al-Dawliyah Kairo: International Institute for Islamic Thougt, 1996.
al-Asqalani, Ibn Hajar, Fath{} al-Ba>ri fi< Sharh} S}ahi>h} al- Bukha>ry, vol. V Kairo: Maktabah al-Halbi, t.t.
Martin, John D. Dasar-Dasar Manjemen Keuangan terj. Haris Munandar Jakarta: Raja Grafindo Persada,
1994.
Morris, Virginia B. & Kenneth B. Morris, Dictionary of
Financial Terms New York: Lightbulb Press, t.t.
Pass, Christopher, et.al., Kamus Lengkap Ekonomi. terj. Tumpal Rumapea Jakarta: Penerbit Erlangga, 1998.
Syafi’i, Muhammad Antonio. Bank Syariah dari Teori ke Praktek Jakarta: Gema Insani Press, 2001.
Vogel, Frank E. and Samuel L. Hayes, Islamic Law and Finance The Netherlands: Kluwer Law International, 1998.
al-Zuhaili, Wahbah, al-Fiqh al-Isla>my wa Adillatuh, vol. 5 Damaskus: Dar al-Fikr, 1997.
Published
2019-07-29
How to Cite
Toha, M. (2019). DERIVATIF VERSUS EKONOMI SYARIAH. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 2(1), 91-102. https://doi.org/10.31538/iijse.v1i3.328