Pengaruh Efisiensi, Kualitas Aktiva, Likuiditas, Sensivitas dan Solvabilitas terhadap ROA pada Bank Swasta Nasional non Devisa

  • Lutvi Alamsyah Institut Pesantren K.H. Abdul Chalim

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah LDR, APB, NPL, BOPO, AUR, PPAP, PR, IPR dan IRR memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA pada Bank Umum Swasta Nasional. Sampel penelitian ini yaitu: PT. Bank Harda Internasional, PT. Bank Jasa Jakarta, PT. Bank Kesejahteraan Ekonomi, PT. Bank Pundi Indonesia, PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional, PT. Bank Yudha Bhakti dan metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan data sekunder periode 2008 sampai 2010. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LDR, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ROA, BOPO berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA. AUR, PR dan IPR berpengaruh tidak signifikan terhadap ROA. IRR, APB, NPL, dan PPAP memiliki pengaruh negatif tidak signifikan terhadap ROA pada Bank Umum Swasta Nasional Non-Bank Devisa.

References

Bank Indonesia. Laporan Keuangan dan Publikasi Bank (http://www.bi.go.id).
Kasmir. 2010. Manajemen Perbankan. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Laporan Keuangan Bank, www.bi.go.id. “Laporan Keuangan Publikasi Bank”.
Lukman, Dendawijaya. 2005. Manajemen Perbankan Edisi Kedua. Jakarta: Ghalia
Martono. 2007. Bank dan Lembaga Lain. Cetakan Pertama. Jogyakarta: Penerbit Ekonosia.
Martono. 2010. Bank dan Lembaga Keuangan. Jakarta: Penerbit Ekonosia Kampus Fakultas Ekonomis UII.
Mertika Kirana Rimadhani (2010) dengan topik mengenai “Pengaruh LDR, IPR, BOPO, NPL, APB, AU Dan PDN terhadap ROA pada Bank Pemerintah Daerah periode triwulanan mulai tahun 2006 sampai dengan 2009.
Peraturan Bank Indonesia Nomor 12/10/PBI/Tahun 2010 Tentang Sitem Penilaian
Tingkat Kesehatan Bank Umum Peraturan Bank Indonesia Nomor 6/23/DPNP/Tahun 2004. Tentang Sitem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum
Ruslan, Rosady. 2010. Manajemen Perbankan, Jakarta.
Surat Edaran Bank Indonesia No.7/10/dpnp tanggal 31 maret 2005 Tentang Pengelolaan Kredit Bermasalah.
Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 7/10/DPNP Tanggal 31 Mei 2005. Tentang Laporan Harian Bank Umum.
Surat Edaran Bank Indonesia No. 23/17/BPPP/Tanggal 28 februari 1992. Tentang Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Surat Edaran Bank Indonesia No.6/23/DPNP tanggal 31 Mei 2004.
Surat Edaran Bank Indonesia No.6/23/DPNP/2004 tanggal 31 Mei 2004, Tentang Pedoman Perhitungan Rasio Perbankan (http://www.bi.go.id).
Surat Edaran Bank Indonesia No.7/10/DPNP/2005 tanggal 31 Maret 2005, Tentang Pedoman Perhitungan Rasio Keuangan (http://www.bi.go.id).
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan.
Veithzal Rivai, Andriana Permata dan Ferry N Idroes. 2007. Bank and Financial Institution
Veithzal Rivai. 2007. Bank and Financial Institution Management. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Winda Ayu Wijayanti (2011) dengan topik mengenai “pengaruh LDR, APB, NPL, FACR, PR, IRR, PDN dan BOPO terhadap ROA pada Bank swasta nasional go public 2006 sampai dengan 2009”. Skripsi.
Published
2019-01-31
Section
Articles