Komunikasi Interpersonal Dan Motivasi Berprestasi

  • M Alvin Fatikh Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Abstract

Pendidikan adalah suatu usaha atau kegiatan yang dijalankan dengan sengaja, teratur dan berencana dengan maksud mengubah atau mengembangkan perilaku yang diinginkan. Setiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama. Anak berkebutuhan khusus sangat memerlukan pendidikan, perhatian, bimbingan, dan motivasi dari lingkungan keluarga, orang tua, guru, maupun masyarakat. Sehingga mereka mampu bersaing dengan anak normal dalam meraih prestasi belajar. Pemberian motivasi dari guru kepada siswa berlangsung dalam interaksi yang melibatkan proses komunikasi, terutama komunikasi tatap muka yang berlangsung diantara keduanya yang keseluruhan proses tersebut tidak lepas dari peranan komunikasi interpersonal. teknik komunikasi interpersonal guru dalam upaya meningkatkan motivasi berprestasi anak berkebutuhan khusus tunarungu di SDLB Karya Mulia I dan SDLB Optimal di Surabaya yang diteliti sudah baik. Hal dibuktikan dengan telah digunakannya teknik dengan kombinasi antara bahasa isyarat alamiah atau lokal dengan SIBI dan bahasa oral (bicara) yang penggunaannya disesuaikan dengan kondisi masing-masing siswa, yaitu tunarungu murni, tunarungu disertai tunagrahita ringan dan tuli total. Tanggapan siswa tunarungu dalam proses komunikasi pada umumnya juga sudah baik, meskipun respon yang diberikan berbeda-beda tergantung dengan kondisinya. Dalam upaya meningkatkan motivasi siswa tunarungu, para guru banyak memberikan tugas-tugas yang bersifat “memaksa” yang diiringi dengan sistem reward and punishment. Dan segala upaya tersebut tetap harus didukung dengan kerjasama yang baik antara guru dengan orang tua murid.

Published
2016-03-09
How to Cite
Fatikh, M. A. (2016). Komunikasi Interpersonal Dan Motivasi Berprestasi. Al-Tsiqoh : Jurnal Ekonomi Dan Dakwah Islam, 1(1), 9-25. Retrieved from http://e-journal.ikhac.ac.id/index.php/altsiq/article/view/102
Section
Articles