Autor Guidelines

Penulisan artikel Al Mada meliputi beberapa ketentuan berikut.

  1. Artikel merupakan tulisan konsepsional atau hasil penelitian kajian keislaman atau pemikiran yang belum pernah diterbitkan dalam media lain baik cetak maupun online;
  2. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris baku dengan spasi 1.5 cm, jenis font Garamond, ukuran font 12, dan ukuran kertas A4, serta dikirim ke e-mail Al Mada (huda90.ikhac@gmail.com) paling lambat dua bulan sebelum jurnal diterbitkan. Panjang tulisan adalah 15-20 halaman atau 5000-7000 kata.
  3. Nama penulis artikel (tanpa gelar, jabatan, atau kepangkatan) dicantumkan disertai dengan nama lembaga tempat bekerja, alamat lembaga tempat bekerja, alamat korespondensi, alamat e-mail, nomor telepon kantor, rumah, atau seluler;
  4. Artikel konsepsional meliputi judul, nama dan identitas, abstrak (200-250 kata), kata kunci (maks. 5 kata kunci), pendahuluan (masalah dan ruang lingkup), isi atau pembahasan, penutup, dan daftar rujukan;
  5. Artikel hasil penelitian meliputi judul, nama dan identitas, abstrak (200-250 kata), kata kunci (maks. 5 kata kunci), pendahuluan (masalah dan ruang lingkup), metode penelitian, hasil penelitian, pembahasan, penutup, dan daftar rujukan;
  6. Artikel yang memenuhi syarat diseleksi dan diedit oleh penyunting untuk penyeragaman format dan gaya selingkung tanpa mengubah isinya;Penulisan catatan kaki dan daftar rujukan menggunakan pola Turabian (full-note) atau dapat dilihat pada contoh berikut.

7.1. Catatan kaki
1Philip K. Hitti, History of the Arabs (London: the Macmillan Press, 1970), 87.
2Muḥammad Arkûn, Islâm: al-Akhlâq wa al-Siyâsah (Beirut: Markaz al-Inmâ’ al-Qawmî, 1990), 172-173.
3Abû Bakr b. Aḥmad b. Abî Sahl al-Sarakhsî, Uûl al-Sarakhsî, Vol. 1 (Beirut: Dâr al-Kutub al-‘Ilmîyah, 1993), 3.
4J. Ruska, “Sarakhs”, dalam A. J. Wensinck, et al. (ed.), First Encyclopaedia of Islam, Vol. 7 (Leiden: E. J. Brill, 1987), 159.
5Abbas J. Ali, “Levels of Existence and Motivation in Islam”, Journal of Management History, Vol. 15, No. 1 (2009), 50-65.
6Ahmad Kholish, “Pergeseran Orientasi Ideologi Keagamaan Kaum Priyai: Studi Konversi Paham Abangan-Santri Masyarakat Muslim Blitar” (Disertasi--IAIN Sunan Ampel, Surabaya, 2011), 127.

7.2. Daftar rujukan
Ali, Abbas J. “Levels of Existence and Motivation in Islam”, Journal of Management History, Vol. 15, No. 1, 2009.
Arkûn, Muḥammad. Islâm: al-Akhlâq wa al-Siyâsah. Beirut: Markaz al-Inmâ’ al-Qawmî, 1990.
Hitti, Philip K. History of the Arabs. London: the Macmillan Press, 1970.
Kholish, Ahmad. “Pergeseran Orientasi Ideologi Keagamaan Kaum Priyai: Studi Konversi Paham Abangan-Santri Masyarakat Muslim Blitar”. Disertasi--IAIN  Sunan Ampel, Surabaya, 2011.
Ruska, J. “Sarakhs”, dalam A. J. Wensinck, et al. (ed.), First Encyclopaedia of  Islam, Vol. 7. Leiden: E. J. Brill, 1987.
Sarakhsî (al), Abû Bakr b. Aḥmad b. Abî Sahl. Uûl al-Sarakhsî, Vol. 1. Beirut: Dâr  al-Kutub al-‘Ilmîyah, 1993.

  1. Penulisan artikel Al Mada menggunakan pedoman transliterasi sebagaimana panduan yang ditetapkan oleh Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto , yaitu; ب ,(’) ا (b), ت (t), ث (th), ج (j), ح (ḥ), خ (kh), د (d), ذ (dh), ر (r), ز (z), س (s), ش (sh), ص (ṣ), ض (ḍ), ط (ṭ), ظ (ẓ), ع (‘), غ(gh), ف (f), ق (q), ك (k), ل (l), م (m), ن (n), و (w), _ (h), ء (’), ى (y). Untuk menunjukkan bunyi hidup panjang (madd) dengan menuliskan coretan di atas huruf âî, dan û. Bunyi hidup dobel (dipthong) Arab ditransliterasikan dengan menggabung dua huruf aydan aw, seperti layyinahlawwâmah. Kata yang berakhiran tâ’marbûṭahdan berfungsi sebagai ifah (modifier) atau muḍâf ilayh ditransliterasikan dengan ah, seperti akhlâq karîmahfaḍâ’il al-zakâh, sedangkan yang berfungsi sebagai muḍâf ditransliterasikan dengan at, seperti jannat al-na‘îm